Rabu, 20 Februari 2013

Senja

kadang hati memang sulit di tebak, kadang nyaman dan kadang pula gundah.
2 hal itu yang harus bisa kita manajemen dengan baik dan bijak.
seperti hal nya melihat mentari terbenam, akan 2 presepsi yang akan muncul
pertama: malam akan datang
kedua: aktivitas akan berganti
dari 2 hal tersebut yang harus kita cerna, bahwa saat kita berada di suatu hal yang berbeda, maka kita harus memposisikan diri kita pada lingkungan sekitar, layak nya bunglon yang bisa menyesuaikan warna kulitnya.
perpindahan antara dimensi pagi yang penuh dengan rutinitas ke dimensi malam yang digunakan untuk istirahat, membuat kita bisa melakukan hal penyeimbangan pada diri kita.
begitu juga hati kita, kita harus bisa melakukan suatu penyeimbangan terhadap hati ini.. karena senja pasti akan kita rasakan, maka kita harus bisa menikmati senja yang Tuhan perlihatkan pada diri kita..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar